Focus and Scope

Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) merupakan jurnal ilmiah nasional yang berfokus pada publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta diseminasi praktik baik yang memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian permasalahan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

JDAL menerima artikel yang mengangkat kegiatan pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat, penerapan hasil penelitian, inovasi, teknologi tepat guna, pendidikan dan pelatihan, pendampingan, serta berbagai bentuk pemberdayaan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan mitra. Artikel diharapkan tidak hanya mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menunjukkan metode, hasil, dampak, keberlanjutan program, serta potensi replikasi atau pengembangan kegiatan pada kelompok masyarakat atau wilayah lainnya.

Focus

Fokus utama Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) adalah diseminasi hasil implementasi ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan, dan inovasi dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada:

  • peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas masyarakat;

  • pemecahan masalah yang dihadapi masyarakat;

  • penguatan kemandirian dan partisipasi masyarakat;

  • penerapan dan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi;

  • pengembangan inovasi dan teknologi tepat guna;

  • peningkatan kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, dan kualitas hidup masyarakat;

  • penguatan kelembagaan dan potensi lokal;

  • pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan; serta

  • pengembangan model atau praktik baik pengabdian kepada masyarakat yang dapat direplikasi.

Scope

Ruang lingkup artikel yang dapat dipublikasikan dalam Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) meliputi, tetapi tidak terbatas pada:

  1. Pendidikan dan Pembelajaran
    Pengembangan kompetensi pendidik dan peserta didik, literasi, pendidikan masyarakat, pendidikan nonformal, inovasi pembelajaran, pelatihan, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan.

  2. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Rekreasi
    Pemberdayaan masyarakat melalui aktivitas fisik dan olahraga, peningkatan kebugaran jasmani, olahraga masyarakat, olahraga pendidikan, pembinaan olahraga, rekreasi, serta pengembangan budaya hidup aktif.

  3. Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat
    Promosi kesehatan, pencegahan penyakit, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, kesehatan keluarga, kesehatan lingkungan, gizi masyarakat, kebugaran, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

  4. Teknologi dan Rekayasa
    Penerapan teknologi tepat guna, inovasi rekayasa, teknologi terapan, peningkatan keterampilan teknis masyarakat, serta pemanfaatan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat.

  5. Teknologi Informasi dan Transformasi Digital
    Literasi digital, digitalisasi layanan masyarakat, pemanfaatan sistem informasi, media digital, kecerdasan buatan, teknologi komunikasi, keamanan digital, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi transformasi digital.

  6. Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan
    Peningkatan produktivitas, pengolahan hasil, teknologi pertanian, peternakan dan perikanan, pengembangan pangan lokal, ketahanan pangan, serta pemberdayaan kelompok tani dan masyarakat perdesaan.

  7. Ekonomi, Kewirausahaan, dan UMKM
    Pengembangan kewirausahaan, peningkatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah, pemasaran, manajemen usaha, literasi keuangan, ekonomi kreatif, digitalisasi usaha, serta penguatan ekonomi masyarakat.

  8. Sosial, Humaniora, dan Pemberdayaan Masyarakat
    Penguatan kapasitas sosial, pemberdayaan kelompok masyarakat, pengembangan komunitas, inklusi sosial, budaya, bahasa, hukum, pelayanan publik, serta penguatan kelembagaan masyarakat.

  9. Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan
    Pengelolaan lingkungan, pengelolaan sampah, konservasi sumber daya alam, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, energi terbarukan, sanitasi, serta kegiatan masyarakat yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

  10. Pariwisata, Seni, Budaya, dan Ekonomi Kreatif
    Pengembangan desa wisata, pelestarian seni dan budaya lokal, peningkatan kapasitas pelaku pariwisata, pengembangan produk kreatif, promosi potensi daerah, serta pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal.

  11. Kebencanaan dan Ketangguhan Masyarakat
    Edukasi dan mitigasi bencana, kesiapsiagaan masyarakat, pengurangan risiko bencana, peningkatan kapasitas komunitas, serta pengembangan masyarakat tangguh bencana.

  12. Bidang Multidisipliner Lainnya
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai disiplin ilmu yang memiliki relevansi dengan pemberdayaan, peningkatan kapasitas, pemecahan masalah, kesejahteraan, dan pembangunan masyarakat.

Jenis Artikel

Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) memprioritaskan naskah yang berasal dari pelaksanaan nyata kegiatan pengabdian kepada masyarakat, antara lain pemberdayaan, pendampingan, pelatihan, sosialisasi dan edukasi, penerapan teknologi, difusi inovasi, pengembangan produk atau layanan, penguatan kelembagaan, serta implementasi hasil penelitian kepada masyarakat.

Setiap artikel diharapkan memiliki keterlibatan mitra atau kelompok sasaran yang jelas, metode pelaksanaan yang sistematis, indikator keberhasilan yang terukur, evaluasi terhadap hasil kegiatan, serta uraian mengenai manfaat atau dampak kegiatan bagi masyarakat.

JDAL tidak memprioritaskan artikel penelitian murni yang tidak memiliki komponen implementasi, intervensi, pemberdayaan, atau penerapan hasil keilmuan secara langsung kepada masyarakat.