Pengaruh Permainan Edukatif Terhadap Perkembangan Motorik Siswa SD Ulumul Islam Makassar

Authors

  • Muhammad Syauqani Universitas Negeri Makassar Author
  • Rais Mukhtar Universitas Negeri Makassar Author
  • Galang Tanriaqsa Universitas Negeri Makassar Author
  • Muhammad Gilvie Amir Universitas Negeri Makassar Author

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan edukatif terhadap perkembangan motorik kasar dan motorik halus siswa SD Ulumul Islam Makassar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri atas 15 siswa kelas I–III yang mengikuti kegiatan permainan edukatif berupa permainan bola edukatif dan koordinatif selama empat minggu. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar penilaian motorik kasar dan halus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek motorik kasar dan halus setelah penerapan permainan edukatif. Sebagian besar siswa menunjukkan perkembangan koordinasi, kekuatan otot, fokus, serta kepercayaan diri yang lebih baik. Berdasarkan analisis persentase, 100% siswa mengalami peningkatan dalam aspek motorik kasar, dan 93,3% mengalami peningkatan dalam aspek motorik halus. Dengan demikian, permainan edukatif terbukti efektif dalam mengoptimalkan perkembangan motorik anak usia sekolah dasar.

Downloads

Published

2025-12-10

Versions


Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/u506506650/domains/lenteracendekia.co.id/public_html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68

Deprecated: urlencode(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u506506650/domains/lenteracendekia.co.id/public_html/plugins/generic/pflPlugin/PflPlugin.php on line 215

How to Cite

Pengaruh Permainan Edukatif Terhadap Perkembangan Motorik Siswa SD Ulumul Islam Makassar. (2025). Jurnal Jejak Edukasi (JJE), 1(1), 22-28. https://lenteracendekia.co.id/jje/article/view/14 (Original work published 2025)