Author Guidelines
AUTHOR GUIDELINES
Jurnal Aktivitas Fisik, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Olahraga (JAF-PJKO)
E-ISSN: 3163-6519 | P-ISSN: 3163-4184
1. General Guidelines
Jurnal Aktivitas Fisik, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Olahraga (JAF-PJKO) menerima manuskrip ilmiah yang sesuai dengan focus and scope jurnal, khususnya dalam bidang aktivitas fisik, pendidikan jasmani, kesehatan, ilmu keolahragaan, kepelatihan, fisiologi olahraga, biomekanika, psikologi olahraga, gizi olahraga, fisioterapi dan rehabilitasi olahraga, manajemen olahraga, serta teknologi dan inovasi dalam sport science.
Naskah yang dikirimkan harus memenuhi ketentuan berikut:
-
Naskah merupakan karya ilmiah asli dan belum pernah dipublikasikan pada jurnal atau media ilmiah lainnya.
-
Naskah tidak sedang dalam proses penelaahan atau dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh jurnal lain.
-
Naskah harus sesuai dengan focus and scope JAF-PJKO.
-
Penulis bertanggung jawab penuh atas orisinalitas, keakuratan data, kepengarangan, dan seluruh isi manuskrip.
-
Penelitian yang melibatkan manusia atau hewan harus memenuhi prinsip etika penelitian yang berlaku dan, apabila relevan, mencantumkan informasi persetujuan etik.
-
Manuskrip harus mengikuti template dan gaya selingkung JAF-PJKO.
-
Semua manuskrip akan melalui seleksi awal oleh editor sebelum memasuki proses peer review.
-
Manuskrip yang lolos seleksi awal akan ditelaah melalui sistem double-blind peer review oleh sekurang-kurangnya dua reviewer independen.
2. Types of Manuscripts
JAF-PJKO menerima beberapa jenis artikel, yaitu:
A. Original Research Article
Artikel yang menyajikan hasil penelitian empiris dan memiliki kontribusi terhadap pengembangan teori maupun praktik dalam bidang pendidikan jasmani, aktivitas fisik, kesehatan, dan olahraga.
B. Review Article
Artikel yang melakukan sintesis kritis terhadap literatur ilmiah pada topik tertentu, termasuk systematic review, scoping review, atau bentuk tinjauan ilmiah lain dengan metode penelusuran dan analisis yang jelas.
C. Conceptual Article
Artikel yang membahas pengembangan konsep, teori, model, atau perspektif ilmiah tertentu yang relevan dengan focus and scope JAF-PJKO dan didukung oleh literatur ilmiah yang memadai.
3. Language
Manuskrip dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris dengan menggunakan bahasa akademik yang jelas, efektif, konsisten, dan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah.
Untuk manuskrip berbahasa Indonesia, istilah asing yang belum memiliki padanan yang umum dapat ditulis dalam bentuk italic.
Penulis bertanggung jawab memastikan kualitas bahasa manuskrip sebelum melakukan submission.
4. Manuscript Format
Manuskrip harus disiapkan menggunakan aplikasi pengolah kata dan mengikuti template resmi JAF-PJKO.
Secara umum, naskah harus memenuhi ketentuan berikut:
-
format berkas: Microsoft Word (.doc atau .docx);
-
ukuran kertas: A4;
-
panjang artikel disarankan sekitar 4.000–7.000 kata, termasuk tabel, gambar, dan referensi;
-
penulisan tabel dan gambar harus ditempatkan sedekat mungkin dengan bagian teks yang membahasnya;
-
setiap halaman harus memiliki tata letak yang konsisten; dan
-
format font, ukuran huruf, margin, spasi, heading, tabel, serta elemen lainnya mengikuti template JAF-PJKO.
Apabila terdapat perbedaan antara pedoman ini dengan format pada template resmi jurnal, maka template JAF-PJKO menjadi acuan utama.
5. Structure of Original Research Article
Artikel penelitian empiris sekurang-kurangnya terdiri atas:
Title → Author(s) and Affiliation → Abstract → Keywords → Introduction → Methods → Results → Discussion → Conclusion → Acknowledgments (optional) → Funding Statement (if applicable) → Conflict of Interest → References
5.1. Title
Judul harus:
-
menggambarkan substansi utama penelitian;
-
spesifik, informatif, dan ringkas;
-
menghindari singkatan yang tidak umum;
-
tidak menggunakan formulasi yang terlalu luas; dan
-
mencerminkan variabel, populasi, atau konteks penelitian apabila relevan.
Judul disarankan tidak lebih dari 20 kata.
5.2. Author(s) and Affiliation
Informasi penulis mencakup:
-
nama lengkap setiap penulis tanpa gelar akademik;
-
afiliasi/institusi;
-
kota dan negara;
-
alamat email;
-
identitas corresponding author; dan
-
ORCID apabila tersedia.
Urutan penulis harus mencerminkan kontribusi masing-masing terhadap penelitian dan telah disepakati oleh seluruh penulis sebelum manuskrip dikirimkan.
5.3. Abstract
Abstrak harus memberikan gambaran ringkas dan komprehensif mengenai penelitian.
Abstrak artikel penelitian sekurang-kurangnya mencakup:
-
latar belakang atau tujuan;
-
metode;
-
hasil utama; dan
-
kesimpulan.
Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, masing-masing sekitar 150–250 kata, dalam satu paragraf dan tanpa sitasi/referensi.
Abstrak harus mampu berdiri sendiri sehingga pembaca dapat memahami tujuan, pendekatan, temuan utama, dan implikasi penelitian tanpa membaca keseluruhan artikel.
5.4. Keywords
Penulis harus mencantumkan 3–5 kata kunci yang menggambarkan konsep utama penelitian.
Kata kunci sebaiknya:
-
tidak seluruhnya mengulang kata pada judul;
-
menggunakan istilah ilmiah yang spesifik;
-
membantu proses pengindeksan dan penelusuran artikel; dan
-
dipisahkan dengan tanda titik koma (;).
6. Introduction
Pendahuluan harus menjelaskan konteks ilmiah dan alasan penelitian dilakukan.
Bagian ini sekurang-kurangnya mencakup:
-
latar belakang masalah;
-
kondisi atau fenomena yang menjadi dasar penelitian;
-
kajian singkat terhadap penelitian terdahulu;
-
kesenjangan penelitian (research gap);
-
kebaruan atau kontribusi penelitian (novelty); dan
-
tujuan penelitian.
Pendahuluan tidak disarankan hanya berisi definisi konseptual yang panjang. Penulis harus membangun argumentasi ilmiah berdasarkan literatur yang relevan dan mutakhir.
Sebagian besar referensi pada pendahuluan disarankan berasal dari artikel jurnal ilmiah primer dan mutakhir, terutama publikasi dalam 10 tahun terakhir, kecuali teori fundamental atau sumber klasik yang masih relevan.
7. Methods
Bagian metode harus memberikan informasi yang cukup agar penelitian dapat dipahami, dievaluasi, dan apabila memungkinkan direplikasi oleh peneliti lain.
Metode dapat mencakup:
7.1. Research Design
Jelaskan jenis dan desain penelitian yang digunakan, misalnya:
-
eksperimen;
-
quasi-experiment;
-
survei;
-
korelasional;
-
cross-sectional;
-
longitudinal;
-
penelitian kualitatif;
-
mixed methods;
-
penelitian tindakan; atau
-
desain lain yang relevan.
7.2. Participants or Subjects
Jelaskan:
-
populasi;
-
sampel atau partisipan;
-
karakteristik partisipan;
-
teknik sampling;
-
kriteria inklusi dan eksklusi apabila relevan; serta
-
jumlah partisipan.
Apabila menggunakan perhitungan ukuran sampel, metode perhitungan tersebut harus dijelaskan.
7.3. Instruments
Jelaskan instrumen yang digunakan, termasuk informasi mengenai validitas dan reliabilitas apabila relevan.
Untuk instrumen standar, cantumkan sumber atau referensi asli. Untuk instrumen yang dikembangkan oleh peneliti, proses pengembangan dan pengujiannya harus dijelaskan secara memadai.
7.4. Research Procedures
Jelaskan prosedur penelitian secara sistematis sehingga pembaca dapat memahami tahapan pengumpulan data, intervensi, perlakuan, pengukuran, atau prosedur lainnya.
7.5. Data Analysis
Jelaskan metode analisis data yang digunakan.
Untuk penelitian kuantitatif, penulis harus mencantumkan teknik statistik yang digunakan dan, apabila relevan, perangkat lunak analisis beserta versinya.
Penulis dianjurkan tidak hanya mengandalkan nilai p, tetapi juga melaporkan ukuran efek (effect size), interval kepercayaan (confidence interval), atau ukuran statistik relevan lainnya sesuai desain penelitian.
Untuk penelitian kualitatif, jelaskan teknik analisis data, proses pengodean, pengembangan tema, serta prosedur untuk menjaga kredibilitas atau trustworthiness data.
7.6. Research Ethics
Penelitian yang melibatkan manusia harus memperhatikan prinsip etika penelitian, termasuk informed consent, kerahasiaan partisipan, dan perlindungan terhadap risiko penelitian.
Apabila penelitian memperoleh persetujuan dari komite etik, penulis harus mencantumkan nama komite etik dan nomor persetujuan etik pada bagian metode.
8. Results
Bagian hasil menyajikan temuan penelitian secara objektif, sistematis, dan sesuai dengan tujuan atau pertanyaan penelitian.
Penulis harus:
-
menyajikan hasil utama secara jelas;
-
menggunakan tabel dan gambar apabila membantu pemahaman;
-
menghindari pengulangan seluruh isi tabel dalam bentuk narasi;
-
mencantumkan hasil analisis statistik secara tepat; dan
-
tidak memasukkan pembahasan teoritis secara berlebihan pada bagian hasil.
Setiap tabel dan gambar harus disebutkan dan dijelaskan dalam teks.
9. Tables and Figures
Tabel dan gambar harus memiliki kualitas yang memadai dan dapat dipahami tanpa penjelasan yang terlalu panjang.
Ketentuan umum:
-
tabel diberi nomor secara berurutan: Table 1, Table 2, dan seterusnya;
-
gambar diberi nomor secara berurutan: Figure 1, Figure 2, dan seterusnya;
-
setiap tabel dan gambar harus memiliki judul yang informatif;
-
sumber harus dicantumkan apabila tabel atau gambar diadaptasi dari karya lain;
-
singkatan atau simbol yang digunakan harus dijelaskan pada catatan tabel/gambar apabila diperlukan; dan
-
penulis bertanggung jawab memperoleh izin penggunaan materi berhak cipta apabila diperlukan.
10. Discussion
Pembahasan harus menginterpretasikan hasil penelitian secara kritis dan tidak sekadar mengulang hasil.
Bagian pembahasan diharapkan mencakup:
-
interpretasi terhadap temuan utama;
-
penjelasan mekanisme atau alasan yang mendasari hasil;
-
perbandingan dengan penelitian terdahulu;
-
hubungan temuan dengan teori atau konsep yang relevan;
-
kontribusi atau implikasi teoritis;
-
implikasi praktis dalam pendidikan jasmani, kesehatan, aktivitas fisik, atau olahraga;
-
penjelasan terhadap hasil yang tidak sesuai dengan hipotesis atau penelitian terdahulu, apabila ada; dan
-
keterbatasan penelitian.
Penulis dianjurkan menggunakan referensi ilmiah yang relevan dan mutakhir untuk mendukung interpretasi hasil penelitian.
11. Conclusion
Kesimpulan harus menjawab tujuan penelitian dan disusun berdasarkan hasil serta pembahasan.
Kesimpulan harus:
-
ringkas dan jelas;
-
tidak mengulang seluruh hasil penelitian;
-
tidak memperkenalkan data baru;
-
menegaskan kontribusi utama penelitian; dan
-
dapat mencantumkan implikasi atau rekomendasi yang secara langsung didukung oleh hasil penelitian.
12. Acknowledgments
Bagian Acknowledgments bersifat opsional dan dapat digunakan untuk memberikan penghargaan kepada individu atau institusi yang memberikan kontribusi terhadap penelitian tetapi tidak memenuhi kriteria sebagai penulis.
13. Funding Statement
Apabila penelitian memperoleh dukungan pendanaan, penulis harus mencantumkan nama lembaga pemberi dana dan, jika tersedia, nomor kontrak atau nomor hibah.
Apabila penelitian tidak menerima pendanaan khusus, penulis dapat menyatakan:
“This research received no specific grant from any funding agency in the public, commercial, or not-for-profit sectors.”
14. Conflict of Interest
Semua penulis wajib mengungkapkan potensi conflict of interest yang dapat memengaruhi penelitian atau interpretasi hasil.
Apabila tidak terdapat konflik kepentingan, penulis dapat menyatakan:
“The authors declare that there is no conflict of interest regarding the publication of this article.”
15. Author Contributions
Untuk artikel dengan lebih dari satu penulis, kontribusi masing-masing penulis dianjurkan dijelaskan secara transparan.
Kontribusi dapat meliputi:
-
conceptualization;
-
methodology;
-
investigation;
-
data collection;
-
formal analysis;
-
writing – original draft;
-
writing – review and editing;
-
supervision; dan
-
project administration.
Seluruh nama yang tercantum sebagai penulis harus memberikan kontribusi substantif terhadap karya ilmiah dan bertanggung jawab terhadap isi artikel.
16. References
JAF-PJKO menggunakan sistem sitasi dan referensi APA Style, 7th Edition.
Penulis harus memastikan bahwa:
-
setiap sumber yang dikutip dalam teks tercantum dalam daftar referensi;
-
setiap sumber dalam daftar referensi telah dirujuk dalam teks;
-
informasi bibliografis ditulis secara lengkap dan akurat;
-
DOI dicantumkan apabila tersedia;
-
sumber ilmiah primer lebih diutamakan dibandingkan sumber sekunder; dan
-
referensi yang relevan dan mutakhir digunakan untuk menunjukkan perkembangan penelitian.
Penulis sangat dianjurkan menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote untuk menjaga konsistensi sitasi dan daftar pustaka.
Disarankan sekurang-kurangnya 80% referensi berasal dari sumber primer, terutama artikel jurnal ilmiah, dan mayoritas referensi berasal dari publikasi 10 tahun terakhir, kecuali sumber klasik atau fundamental yang masih relevan.
Examples
Journal Article
Smith, J. A., & Brown, T. R. (2024). Physical activity and cardiovascular fitness among university students. Journal of Physical Activity and Health, 21(2), 120–130. https://doi.org/xx.xxxx/xxxxx
Book
Author, A. A. (2023). Title of the book. Publisher.
Book Chapter
Author, A. A. (2023). Title of chapter. In B. B. Editor (Ed.), Title of book (pp. 10–25). Publisher.
Format akhir referensi harus mengikuti ketentuan APA 7th Edition dan template JAF-PJKO.
17. Citation Ethics
Penulis harus menggunakan referensi berdasarkan relevansi ilmiah dan bukan semata-mata untuk meningkatkan jumlah sitasi.
JAF-PJKO tidak mentoleransi:
-
manipulasi sitasi;
-
citation stacking;
-
sitasi yang tidak relevan;
-
pemaksaan sitasi terhadap artikel tertentu; atau
-
penggunaan referensi yang tidak benar-benar mendukung pernyataan dalam manuskrip.
18. Plagiarism and Originality
Semua manuskrip akan melalui proses pemeriksaan kemiripan sebagai bagian dari evaluasi editorial.
Penulis harus memastikan bahwa:
-
seluruh tulisan merupakan karya asli;
-
kutipan langsung ditulis dan dirujuk dengan benar;
-
parafrasa tetap mencantumkan sumber;
-
data atau gambar dari sumber lain memperoleh atribusi yang sesuai;
-
manuskrip tidak mengandung fabrikasi atau falsifikasi data; dan
-
manuskrip tidak merupakan publikasi duplikat.
Keputusan mengenai plagiarisme tidak hanya didasarkan pada persentase similarity, tetapi juga mempertimbangkan sumber dan karakteristik kemiripan yang ditemukan.
Editor berhak menolak manuskrip apabila ditemukan indikasi pelanggaran integritas akademik.
19. Use of Artificial Intelligence (AI)
Penggunaan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau generative AI harus dilakukan secara bertanggung jawab.
AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis karena tidak dapat memenuhi tanggung jawab kepengarangan.
Apabila AI digunakan secara substantif dalam penyusunan manuskrip, analisis, atau proses penelitian, penggunaannya harus diungkapkan secara transparan sesuai dengan kebijakan editorial jurnal.
Penulis tetap bertanggung jawab penuh terhadap:
-
akurasi informasi;
-
keaslian manuskrip;
-
validitas referensi;
-
integritas data;
-
kemungkinan bias; dan
-
seluruh isi artikel.
Penulis dilarang menggunakan referensi yang dihasilkan AI tanpa melakukan verifikasi terhadap keberadaan dan keakuratan sumber tersebut.
20. Submission Process
Manuskrip harus dikirimkan secara daring melalui sistem Open Journal Systems (OJS) JAF-PJKO.
Penulis harus:
-
melakukan registrasi atau login pada sistem OJS;
-
memilih menu New Submission;
-
melengkapi seluruh submission requirements;
-
mengunggah manuskrip sesuai template;
-
memasukkan metadata artikel secara lengkap;
-
memasukkan seluruh nama penulis sesuai urutan kepengarangan;
-
mengisi judul, abstrak, kata kunci, dan referensi sesuai kebutuhan sistem;
-
mengunggah dokumen pendukung apabila diperlukan; dan
-
menyelesaikan proses submission sampai memperoleh konfirmasi dari sistem.
Penulis harus memastikan metadata yang dimasukkan ke OJS sama dengan informasi yang terdapat pada manuskrip.
21. Double-Blind Review Preparation
Karena JAF-PJKO menerapkan double-blind peer review, penulis harus memastikan versi manuskrip yang dikirim untuk proses review tidak mengandung informasi yang dapat secara langsung mengungkapkan identitas penulis apabila sistem jurnal mensyaratkan berkas anonim.
Informasi identitas penulis dapat dimasukkan melalui metadata OJS atau title page terpisah sesuai petunjuk editorial.
Penulis juga harus memeriksa properti dokumen (document properties) dan informasi tersembunyi pada file untuk menghindari pengungkapan identitas secara tidak sengaja.
22. Revision
Apabila editor meminta revisi, penulis harus:
-
memperbaiki manuskrip sesuai komentar reviewer dan editor;
-
menandai atau menjelaskan perubahan yang dilakukan apabila diminta;
-
menyertakan Response to Reviewers;
-
memberikan tanggapan terhadap setiap komentar reviewer secara sistematis;
-
memberikan argumentasi ilmiah apabila terdapat saran yang tidak diterapkan; dan
-
mengunggah versi revisi sesuai batas waktu yang ditetapkan editor.
Revisi manuskrip tidak menjamin bahwa artikel akan diterima untuk publikasi.
23. Proofreading and Publication
Manuskrip yang telah diterima akan memasuki proses copyediting, layout, dan proofreading.
Corresponding author bertanggung jawab memeriksa proof artikel, termasuk:
-
nama dan afiliasi penulis;
-
judul dan abstrak;
-
tabel dan gambar;
-
angka dan simbol;
-
sitasi dan referensi; serta
-
kesalahan tipografi.
Perubahan substantif terhadap isi penelitian setelah artikel diterima hanya dapat dilakukan dengan persetujuan editor.
24. Copyright and Open Access
JAF-PJKO menerapkan prinsip open access untuk mendukung penyebarluasan ilmu pengetahuan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap hasil penelitian.
Ketentuan mengenai hak cipta, lisensi publikasi, dan hak penggunaan kembali artikel mengikuti Copyright Notice dan Open Access Policy JAF-PJKO yang berlaku pada saat artikel diterbitkan.
25. Publication Ethics
Penulis wajib mematuhi prinsip etika publikasi ilmiah.
Pelanggaran yang dapat menyebabkan penolakan, koreksi, pencabutan artikel (retraction), atau tindakan editorial lainnya meliputi:
-
plagiarisme;
-
fabrikasi data;
-
falsifikasi data;
-
publikasi ganda;
-
salami publication yang tidak dapat dibenarkan;
-
manipulasi gambar atau data;
-
manipulasi sitasi;
-
kepengarangan yang tidak sah;
-
konflik kepentingan yang tidak diungkapkan; dan
-
pelanggaran etika penelitian.
JAF-PJKO berkomitmen menjaga proses publikasi yang objektif, transparan, bertanggung jawab, dan berintegritas.
Submission Checklist
Sebelum melakukan submission, penulis harus memastikan bahwa:
-
Manuskrip sesuai dengan Focus and Scope JAF-PJKO.
-
Manuskrip merupakan karya asli dan tidak sedang diproses oleh jurnal lain.
-
Manuskrip telah menggunakan template resmi JAF-PJKO.
-
Judul telah menggambarkan substansi penelitian secara jelas.
-
Abstrak Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris telah disertakan.
-
Terdapat 3–5 kata kunci.
-
Pendahuluan menjelaskan research gap, kebaruan, dan tujuan penelitian.
-
Metode penelitian dijelaskan secara memadai.
-
Aspek etika penelitian telah dicantumkan apabila relevan.
-
Hasil dan pembahasan disajikan secara sistematis.
-
Kesimpulan sesuai dengan tujuan dan hasil penelitian.
-
Seluruh tabel dan gambar telah dirujuk dalam teks.
-
Seluruh sitasi terdapat dalam daftar referensi dan sebaliknya.
-
Referensi telah mengikuti APA Style 7th Edition.
-
DOI referensi telah dicantumkan apabila tersedia.
-
Manuskrip telah diperiksa dari aspek bahasa dan tata tulis.
-
Manuskrip telah diperiksa untuk mencegah plagiarisme.
-
Konflik kepentingan telah dinyatakan.
-
Sumber pendanaan telah dinyatakan apabila ada.
-
Seluruh penulis telah menyetujui manuskrip dan urutan kepengarangan.
-
Metadata penulis dan artikel pada OJS telah diisi secara lengkap dan benar.
Manuskrip yang tidak mengikuti Author Guidelines dan template JAF-PJKO dapat dikembalikan kepada penulis sebelum memasuki proses peer review.




