Plagiarism Policy
PLAGIARISM POLICY
Jurnal Aktivitas Fisik, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Olahraga (JAF-PJKO)
E-ISSN: 3163-6519 | P-ISSN: 3163-4184
1. General Policy
Jurnal Aktivitas Fisik, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Olahraga (JAF-PJKO) berkomitmen menjaga integritas akademik dan kualitas publikasi ilmiah dengan menerapkan kebijakan pencegahan plagiarisme secara ketat.
Setiap manuskrip yang dikirimkan ke JAF-PJKO harus merupakan karya asli penulis, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, dan tidak sedang dalam proses evaluasi pada jurnal lain.
Penulis bertanggung jawab penuh untuk memastikan bahwa seluruh gagasan, data, teks, tabel, gambar, metode, maupun informasi yang berasal dari karya pihak lain telah diberikan atribusi dan sitasi yang tepat sesuai dengan kaidah akademik.
JAF-PJKO tidak mentoleransi segala bentuk plagiarisme, baik yang dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja.
2. Definition of Plagiarism
Plagiarisme adalah penggunaan karya, gagasan, data, teks, gambar, metode, atau hasil penelitian pihak lain tanpa memberikan pengakuan atau sumber yang sesuai sehingga karya tersebut terkesan sebagai hasil pemikiran atau karya sendiri.
Plagiarisme dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk tetapi tidak terbatas pada:
-
menyalin secara langsung kalimat, paragraf, atau bagian tulisan dari sumber lain tanpa menggunakan kutipan dan sitasi yang benar;
-
melakukan parafrasa terhadap karya pihak lain tanpa mencantumkan sumber;
-
menggunakan ide, konsep, teori, metode, atau hasil penelitian pihak lain tanpa memberikan atribusi;
-
menggunakan tabel, grafik, gambar, ilustrasi, atau data pihak lain tanpa sumber atau izin yang diperlukan;
-
menerjemahkan karya dari bahasa lain dan menyajikannya sebagai karya sendiri tanpa mencantumkan sumber;
-
menggunakan kembali sebagian besar karya sendiri yang telah dipublikasikan sebelumnya tanpa pengungkapan yang tepat (self-plagiarism atau text recycling);
-
menggabungkan teks dari berbagai sumber tanpa sitasi yang memadai (mosaic plagiarism); dan
-
menyampaikan karya orang lain sebagai karya sendiri secara keseluruhan maupun sebagian.
3. Originality Requirement
Semua manuskrip yang dikirimkan kepada JAF-PJKO harus memiliki tingkat orisinalitas yang memadai.
Penulis wajib memastikan bahwa:
-
manuskrip merupakan hasil karya ilmiah asli;
-
sumber yang digunakan telah dikutip secara tepat;
-
kutipan langsung menggunakan format yang sesuai;
-
parafrasa tetap mencantumkan sumber asli;
-
data dan hasil penelitian disampaikan secara jujur;
-
materi dari publikasi sebelumnya telah diberikan atribusi yang sesuai; dan
-
tidak terdapat duplikasi publikasi yang tidak dapat dibenarkan secara akademik.
Penulis juga wajib memastikan bahwa manuskrip tidak mengandung fabrikasi, falsifikasi, manipulasi data, maupun bentuk pelanggaran integritas akademik lainnya.
4. Similarity Checking
Setiap manuskrip yang masuk ke JAF-PJKO dapat diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi kemiripan (similarity checking software) sebelum dan/atau selama proses editorial.
Pemeriksaan kemiripan dilakukan untuk membantu editor mengidentifikasi kemungkinan:
-
plagiarisme;
-
text recycling;
-
duplikasi publikasi;
-
penggunaan kutipan yang tidak tepat; dan
-
kemiripan substansial dengan karya yang telah dipublikasikan.
Hasil pemeriksaan kemiripan merupakan alat bantu dalam proses evaluasi dan bukan satu-satunya dasar dalam menentukan apakah sebuah manuskrip mengandung plagiarisme.
Editor akan melakukan penilaian terhadap konteks dan sumber kemiripan yang terdeteksi.
5. Similarity Threshold
Sebagai bagian dari proses editorial, JAF-PJKO menetapkan bahwa tingkat kemiripan manuskrip harus berada dalam batas yang dapat diterima secara akademik.
Secara umum, manuskrip diharapkan memiliki similarity index tidak lebih dari 20%, dengan memperhatikan bahwa kemiripan terhadap satu sumber tidak boleh menunjukkan adanya pengambilan substansial dari karya tertentu.
Namun demikian, keputusan mengenai plagiarisme tidak semata-mata didasarkan pada persentase similarity index.
Editor akan mempertimbangkan:
-
lokasi kemiripan dalam manuskrip;
-
sumber kemiripan;
-
panjang teks yang serupa;
-
penggunaan kutipan langsung;
-
daftar referensi;
-
istilah teknis atau terminologi standar;
-
bagian metode yang secara alami dapat memiliki kemiripan; dan
-
konteks akademik secara keseluruhan.
Manuskrip dengan tingkat kemiripan di bawah batas tersebut tetap dapat dinyatakan bermasalah apabila ditemukan plagiarisme substantif.
Sebaliknya, kemiripan yang berasal dari referensi, istilah teknis, nama instrumen, atau metode standar dapat dipertimbangkan secara proporsional oleh editor.
6. Plagiarism Screening Procedure
Proses pemeriksaan plagiarisme JAF-PJKO dilakukan melalui tahapan berikut:
Manuscript Submission → Initial Editorial Screening → Similarity Checking → Editorial Evaluation → Revision/Review/Reject Decision
A. Initial Screening
Setelah manuskrip diterima melalui sistem OJS, editor melakukan pemeriksaan awal terhadap kelengkapan, kesesuaian dengan focus and scope, serta kepatuhan terhadap pedoman penulisan.
B. Similarity Check
Manuskrip yang memenuhi persyaratan awal diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi kemiripan yang digunakan oleh pengelola jurnal.
C. Editorial Evaluation
Editor mengevaluasi hasil pemeriksaan untuk menentukan apakah kemiripan yang ditemukan merupakan:
-
kemiripan yang dapat diterima;
-
penggunaan kutipan yang kurang tepat;
-
text recycling;
-
plagiarisme ringan;
-
plagiarisme substantif; atau
-
indikasi pelanggaran etika publikasi lainnya.
D. Editorial Action
Berdasarkan hasil evaluasi, editor dapat:
-
melanjutkan manuskrip ke proses peer review;
-
meminta penulis melakukan perbaikan;
-
meminta klarifikasi kepada penulis;
-
meminta pengurangan tingkat kemiripan;
-
menolak manuskrip; atau
-
melakukan tindakan lain sesuai dengan kebijakan etika publikasi JAF-PJKO.
7. Categories of Plagiarism
Untuk kepentingan evaluasi editorial, indikasi plagiarisme dapat dikategorikan berdasarkan tingkat keseriusannya.
7.1. Minor Similarity
Kemiripan ringan dapat berupa:
-
penggunaan frasa umum;
-
terminologi teknis;
-
deskripsi metode standar;
-
kemiripan terbatas pada bagian tertentu; atau
-
kesalahan sitasi yang dapat diperbaiki.
Dalam kondisi ini, editor dapat meminta penulis memperbaiki parafrasa, menambahkan sitasi, atau melakukan revisi sebelum manuskrip diproses lebih lanjut.
7.2. Moderate Plagiarism
Plagiarisme tingkat sedang dapat mencakup:
-
beberapa paragraf yang memiliki kemiripan tinggi dengan sumber tertentu;
-
parafrasa tanpa atribusi yang memadai;
-
penggunaan ulang bagian dari publikasi sebelumnya tanpa pengungkapan;
-
pengambilan tabel atau gambar tanpa atribusi yang memadai.
Editor dapat mengembalikan manuskrip kepada penulis untuk revisi substansial atau menolak manuskrip bergantung pada sifat dan tingkat pelanggaran.
7.3. Serious Plagiarism
Plagiarisme serius dapat mencakup:
-
menyalin bagian substansial dari karya lain;
-
menggunakan data atau hasil penelitian pihak lain sebagai milik sendiri;
-
menerbitkan kembali karya orang lain dengan perubahan minimal;
-
menggunakan karya terjemahan tanpa atribusi;
-
manipulasi sumber untuk menyembunyikan plagiarisme; atau
-
mengirimkan karya pihak lain dengan mengatasnamakan diri sendiri.
Manuskrip dengan plagiarisme serius dapat langsung ditolak (rejected) dan proses editorial dihentikan.
8. Self-Plagiarism and Text Recycling
JAF-PJKO juga memperhatikan praktik self-plagiarism atau text recycling.
Penulis tidak diperkenankan menggunakan kembali bagian substansial dari karya yang telah dipublikasikan sebelumnya seolah-olah merupakan karya baru.
Apabila bagian tertentu dari publikasi sebelumnya perlu digunakan kembali, penulis harus:
-
memberikan sitasi terhadap karya sebelumnya;
-
menjelaskan hubungan antara manuskrip baru dan publikasi terdahulu;
-
memastikan manuskrip memiliki kontribusi ilmiah baru yang jelas; dan
-
menghindari duplikasi data atau hasil penelitian tanpa alasan akademik yang dapat dibenarkan.
Penggunaan kembali metode standar secara terbatas dapat dipertimbangkan secara berbeda sepanjang tidak menyesatkan pembaca dan sumber yang relevan telah dicantumkan.
9. Duplicate and Redundant Publication
Penulis tidak diperkenankan:
-
mengirim manuskrip yang sama secara bersamaan ke lebih dari satu jurnal;
-
menerbitkan hasil penelitian yang sama dalam beberapa jurnal tanpa pengungkapan;
-
memecah satu penelitian menjadi beberapa publikasi secara tidak wajar (salami publication);
-
menerbitkan ulang artikel yang telah dipublikasikan tanpa alasan dan prosedur yang sah.
Apabila manuskrip memiliki keterkaitan dengan publikasi lain dari dataset atau penelitian yang sama, penulis wajib mengungkapkan publikasi tersebut secara transparan kepada editor.
10. Plagiarism in Tables, Figures, and Images
Kebijakan plagiarisme JAF-PJKO tidak hanya berlaku pada teks, tetapi juga pada:
-
tabel;
-
gambar;
-
ilustrasi;
-
diagram;
-
grafik;
-
foto;
-
instrumen;
-
dataset; dan
-
materi visual lainnya.
Materi yang diambil atau diadaptasi dari sumber lain harus diberikan atribusi yang jelas.
Apabila materi tersebut dilindungi hak cipta dan membutuhkan izin penggunaan, penulis bertanggung jawab memperoleh izin sebelum publikasi.
11. Plagiarism Detected Before Publication
Apabila plagiarisme ditemukan sebelum artikel diterbitkan, editor dapat melakukan tindakan berdasarkan tingkat pelanggaran.
Tindakan dapat berupa:
-
meminta penulis memberikan klarifikasi;
-
meminta penulis memperbaiki sitasi atau parafrasa;
-
meminta revisi substansial;
-
menghentikan proses peer review;
-
menolak manuskrip; atau
-
melakukan tindakan etis lainnya apabila terdapat dugaan pelanggaran serius.
Apabila plagiarisme terbukti bersifat substantif, JAF-PJKO berhak menolak manuskrip tanpa melanjutkan proses publikasi.
12. Plagiarism Detected After Publication
Apabila plagiarisme ditemukan setelah artikel dipublikasikan, JAF-PJKO akan melakukan evaluasi terhadap bukti yang tersedia.
Proses dapat melibatkan:
-
pemeriksaan ulang artikel;
-
perbandingan dengan sumber asli;
-
permintaan klarifikasi kepada penulis;
-
konsultasi dengan Editorial Board;
-
komunikasi dengan institusi terkait apabila diperlukan; dan
-
penentuan tindakan korektif yang sesuai.
Tindakan dapat berupa:
-
penerbitan koreksi;
-
penerbitan Expression of Concern;
-
pencabutan artikel (retraction); atau
-
tindakan lain sesuai dengan tingkat pelanggaran.
Artikel yang ditarik kembali akan diberi tanda yang jelas bahwa artikel tersebut telah diretraksi sesuai dengan prinsip transparansi rekam ilmiah.
13. Author Responsibilities
Untuk mencegah plagiarisme, penulis harus:
-
menggunakan sitasi setiap kali mengacu pada gagasan atau karya pihak lain;
-
menuliskan kutipan langsung sesuai aturan akademik;
-
melakukan parafrasa dengan menggunakan struktur bahasa sendiri tanpa menghilangkan sumber asli;
-
memastikan setiap kutipan memiliki referensi;
-
memastikan referensi yang dicantumkan benar-benar digunakan;
-
memverifikasi keakuratan sumber;
-
menghindari penggunaan ulang karya sendiri secara berlebihan;
-
memeriksa manuskrip sebelum submission; dan
-
menjaga seluruh dokumentasi penelitian yang berkaitan dengan keaslian data dan karya.
Penulis bertanggung jawab penuh atas seluruh isi manuskrip yang dikirimkan.
14. Editorial Responsibilities
Editor JAF-PJKO bertanggung jawab untuk:
-
melakukan evaluasi secara objektif terhadap hasil pemeriksaan kemiripan;
-
tidak menilai plagiarisme hanya berdasarkan angka similarity index;
-
memberikan kesempatan klarifikasi kepada penulis apabila diperlukan;
-
menangani dugaan plagiarisme secara adil dan proporsional;
-
menjaga kerahasiaan proses investigasi;
-
mendokumentasikan keputusan editorial; dan
-
mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga integritas rekam ilmiah.
15. Reviewer Responsibilities
Reviewer yang menemukan indikasi plagiarisme selama proses peer review harus segera menginformasikannya kepada editor.
Reviewer diharapkan:
-
menunjukkan bagian manuskrip yang diduga memiliki kemiripan;
-
memberikan informasi mengenai sumber yang relevan apabila diketahui;
-
tidak langsung menghubungi penulis mengenai dugaan tersebut; dan
-
menjaga kerahasiaan manuskrip.
Keputusan mengenai tindak lanjut terhadap dugaan plagiarisme merupakan tanggung jawab editor.
16. Use of Artificial Intelligence and Plagiarism
Penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) tidak menghilangkan tanggung jawab penulis terhadap keaslian manuskrip.
Penulis wajib memastikan bahwa teks yang disusun dengan bantuan AI:
-
tidak menyalin karya pihak lain;
-
tidak menghasilkan kutipan atau referensi palsu;
-
tidak memanipulasi data;
-
tidak melanggar hak cipta;
-
telah diverifikasi secara akademik; dan
-
tetap mencerminkan kontribusi ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan oleh penulis.
AI tidak dapat digunakan sebagai alasan untuk membenarkan plagiarisme maupun ketidakakuratan akademik.
17. Sanctions
Apabila terbukti terjadi pelanggaran plagiarisme, JAF-PJKO dapat menerapkan tindakan atau sanksi secara proporsional, antara lain:
-
permintaan revisi;
-
penolakan manuskrip;
-
penghentian proses editorial;
-
pencabutan artikel;
-
pemberitahuan kepada seluruh penulis;
-
pemberitahuan kepada institusi terkait apabila diperlukan; dan
-
pembatasan pengajuan manuskrip apabila pelanggaran sangat serius atau berulang, sesuai kebijakan editorial jurnal.
Setiap tindakan harus didasarkan pada bukti dan dilakukan secara objektif serta transparan.
18. Appeal and Clarification
Penulis berhak memberikan klarifikasi apabila terdapat dugaan plagiarisme terhadap manuskripnya.
Klarifikasi harus:
-
disampaikan secara tertulis;
-
menjelaskan bagian yang dipermasalahkan;
-
memberikan bukti atau sumber pendukung;
-
menggunakan argumentasi akademik; dan
-
disampaikan melalui kanal komunikasi resmi jurnal.
Editor akan menilai klarifikasi secara objektif sebelum mengambil keputusan akhir.
19. Commitment to Academic Integrity
JAF-PJKO berkomitmen menjaga kualitas, kredibilitas, dan kepercayaan terhadap publikasi ilmiah.
Setiap manuskrip harus memenuhi prinsip:
Originality → Proper Attribution → Transparency → Accountability → Academic Integrity
Pemeriksaan plagiarisme merupakan bagian penting dari upaya JAF-PJKO untuk memastikan bahwa artikel yang diterbitkan memiliki kontribusi ilmiah yang orisinal, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Aktivitas Fisik, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Olahraga (JAF-PJKO), seluruh penulis dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui kebijakan plagiarisme ini.




